Hadits No.31 Shahih Bukhari


Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dan juga telah meriwayatkan hadits yang serupa ini, Telah menceritakan kepadaku Bisyir bin Khalid Abu Muhammad Al 'Asykari berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dari Syu'bah dari Sulaiman dari Ibrahim dari Alqamah dari Abdullah berkata: ketika turun ayat: "Orang-orang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman" para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Siapakah diantara kami yang tidak berbuat zhalim? Maka Allah 'azza wajalla menurunkan (firman-Nya): "Sesungguhnya kesyirikan adalah kezhaliman yang besar". (QS. Luqman: 13)

Riwayat hadis yang berasal dari jalur Syu'bah dari Sulaiman dari Ibrahim dari Alqamah dari Abdullah (Ibnu Mas'ud) ini adalah bukti nyata peran hadis dalam membuka pemahaman Al-Qur'an. 
Kisah kekhawatiran para sahabat ini mengajarkan kita bahwa: Kezaliman yang menghapus janji keamanan dan petunjuk dalam konteks ayat Surah Al-An'am: 82 adalah syirik. 
Setiap mukmin harus sangat berhati-hati terhadap segala bentuk syirik, baik yang besar (syirk akbar) maupun yang samar (syirk asghar), karena ia adalah kezaliman terbesar di sisi Allah. Memahami hal ini akan menenangkan hati setiap mukmin: selama tauhidnya terjaga, ia berada di atas pondasi keselamatan yang kuat, meskipun ia tidak luput dari kesalahan atau dosa selain syirik.

0 Comments