Telah menceritakan kepada kami Sulaiman Abu ar Rabi' berkata, telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ja'far berkata, telah menceritakan kepada kami Nafi' bin Malik bin Abu 'Amir Abu Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tanda-tanda munafiq ada tiga; jika berbicara dusta, jika berjanji mengingkari dan jika diberi amanat dia khianat".
Hadis ini adalah sebuah peringatan keras bagi umat Islam. Tujuannya bukan untuk saling menuduh, melainkan untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah).
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki ketiga sifat ini telah mengumpulkan tanda-tanda kemunafikan. Namun, ia juga menegaskan bahwa memiliki salah satu dari ciri-ciri ini tanpa meyakini batinnya adalah kemunafikan dalam perbuatan.
Seorang mukmin sejati harus berjuang untuk membersihkan dirinya dari ketiga sifat buruk ini, karena sifat-sifat ini pada dasarnya adalah racun bagi keimanan dan akan mematikan integritas seseorang. Integritas sejati seorang Muslim terletak pada keselarasan antara apa yang ia yakini (iman), apa yang ia katakan (ucapan yang jujur), dan apa yang ia lakukan (perbuatan yang amanah dan menepati janji).
Maka, hadis ini mengajarkan bahwa kesempurnaan iman tidak hanya dinilai dari ibadah ritual semata, tetapi juga dari kualitas moral dan interaksi sosial kita sehari-hari. Apakah kita telah membersihkan diri kita dari bayang-bayang kemunafikan ini?
1. Jika Berbicara, Dia Dusta
2. Jika Berjanji, Dia Mengingkari
3. Jika Diberi Amanat, Dia Khianat




0 Comments