Penyebutan istilah "Candi" pada rumah peninggalan Simbah Buyut Djaja Wikarta memiliki makna filosofis yang dalam. Sebagaimana candi dalam sejarah berfungsi sebagai tempat pemuliaan, rumah ini dipandang sebagai:
Rumah Ibu/Bapak: Tempat di mana orang tua, kakek-nenek, hingga buyut melahirkan dan membesarkan generasi awal trah ini.
Titik Nol (Puser): Tempat sejauh apa pun anak cucu merantau, mereka akan kembali ke rumah ini untuk mengingat jati diri dan asal-usulnya.
Simbol Penghormatan: Menyebutnya sebagai "Candi" menunjukkan rasa hormat yang tinggi dari para keturunan terhadap perjuangan simbah buyut di masa lampau.




0 Comments