Hadits No 129 Shahih Bukhari


Hadits Shahih Bukhari nomor 129 berisi pesan Nabi Muhammad SAW kepada Muadz bin Jabal, "Siapa saja yang berjumpa Allah tanpa menyekutukan-Nya sedikit pun, ia akan masuk surga," namun Nabi melarangnya memberitahu orang lain karena khawatir mereka akan bersandar pada janji itu dan tidak beramal. Hadits ini terkait dengan bab tentang ilmu dan kehati-hatian dalam menyampaikannya, serta menunjukkan pentingnya amalan bukan hanya keyakinan. 

Isi Hadits (Ringkasan): 
Narator: Anas bin Malik. 
Pesan Nabi: "Barang siapa berjumpa Allah dalam keadaan tidak menyekutukan apapun dengan-Nya, maka ia akan masuk surga.". 
Tanggapan Muadz: "Tidakkah aku memberikan kabar gembira ini kepada orang-orang?".
Jawaban Nabi: "Jangan, sesungguhnya aku khawatir mereka akan bersandar padanya (tidak beramal).". 

Konteks dan Makna: 
Hadits ini mengajarkan bahwa tauhid (mengesakan Allah) adalah syarat utama masuk surga, tetapi amal saleh tetap penting. 
Nabi tidak ingin umatnya hanya yakin secara lisan tanpa mengiringinya dengan perbuatan, sehingga beliau menunda kabar gembira tersebut. 
Ini juga menunjukkan kehati-hatian dalam memberikan ilmu agar tidak disalahpahami atau disalahgunakan, sebagaimana tercantum dalam bab-bab terkait di Shahih Bukhari, seperti bab tentang ilmu atau kehati-hatian dalam menyampaikan ilmu.

0 Comments